Sabtu , Januari 22 2022
Home / Artikel / Kesehatan Selama Ramadan

Kesehatan Selama Ramadan

Hipoglikemi saat berpuasa
Hipoglikemi merupakan kondisi dimana tubuh mengalami penurunan kadar gula dalam darah hingga dibawah rentang normal. Kurangnya asupan makanan merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hipoglikemi. Diperkirakan hipoglikemi merupakan penyebab kematian pada 2-4% pasien diabetes tipe 1. Angka kejadian terjadinya hipoglikemi pada pasien diabetes tipe 2 lebih rendah dibandingkan dengan diabetes tipe 1. Hasil penelitian EPIDIAR menunjukkan bahwa puasa Ramadan dapat meningkatkan resiko hipoglikemia berat. Hipoglikemi di bulan Ramadan  dapat meningkat 4,7 kali lipat pada penderita diabetes tipe 1 dan 7,5 kali lebih sering pada penderita diabetes tipe 2.

Hiperglikemi saat berpuasa
Hiperglikemi merupakan kondisi dimanat tubuh mengalami peningkatan kadar gula dalam darah hingga diatas rentang normal. Sebuah studi EPIDIAR pada penderita diabetes tipe dua menunjukkan bahwa pada bulan Ramadan, angka kejadian hiperglikemi berat meningkat. Hiperglikemi kemungkinan disebabkan pengurangan dosis obat secara berlebihan untuk menghindari hipoglikemi serta konsumsi makanan berlebihan.

Ketoasidosis
Penderita diabetes, terutama pasien diabetes tipe 1 yang menjalankan puasa Ramadan dan memiliki kadar gula tidak stabil maka dapat memiliki resiko ketoasidosis dapat meningkat. Peningkatan resiko terjadinya ketoasidosis dapat terjadi akibat pengurangan dosis insulin.

Dehidrasi dan trombosis
Pembatasan asupan cairan yang berlangsung selama puasa dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi dapat terjadi pada orang yang melakukan kerja fisik yang berat dan berada di wilayah dengan iklim atau suhu udara panas dan kelembapan tinggi. Hiperglikemi dapat menyebabkan diuresis osmotik sehingga dapat meningkatkan kekurangan cairan serta elektrolit.

Apakah yang perlu diperhatikan?
Pemantauan kadar gula darah
Melakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah setiap hari sangatlah penting. Hal ini terutama untuk penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin.
Asupan nutrisi
Selama bulan Ramadan sering terjadi perubahan besar dalam asupan nutrisi. Sebagian besar masalah kesehatan di bulan Ramadan merupakan akibat dari pola makan yang tidak tepat, kelebihan konsumsi makan, atau kurang tidur. Peningkatan konsumsi karbohidrat dan lemak pada saat berbuka puasa merupakan perubahan pola makan yang sering terjadi selama Ramadan.

Check Also

REKAPITULASI PERJALANAN DINAS LUAR DAERAH 2017 DINAS KESEHATAN KOTA JAMBI

REKAPITULASI PERJALANAN DINAS LUAR DAERAH 2017